10 Agustus 2023   04:57 WIB

Fasilitasi Zoom Meeting verifikaai Lapangan Secara Hybrid

Fasilitasi Zoom Meeting verifikaai Lapangan Secara Hybrid

Fasilitasi Zoom Meeting verifikaai Lapangan Secara Hybrid

Blora berhasil raih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya tahun 2023 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Penghargaan tersebut diumumkan semalam, Sabtu (22/7/23), melalui zoom.

 Dalam berjalannya komunikasi lewat Zoom Meeting yang difasilitasi oleh Tim Dinkominfo, berbagai macam tanya jawab dapat tersampaikan dengan jelas dan lancar. 

Dengan demikian setelah lima tahun 5 tahun berturut-turut bertahan di kategori Pratama, tahun ini naik peringkat.

 

Selain Blora, anugerah KLA kategori Madya juga diberikan kepada sejumlah kabupaten di Indonesia. Diantaranya, Kabupaten Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Lahat, Kota Lubuk Linggau, dan Kabupaten Banjarnegara.

 

Diketahui, Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan kabupaten yang mampu merencanakan, menetapkan, serta menjalankan seluruh program pembangunan dengan orientasi hak dan kewajiban anak. Hal itu dimaksudkan agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

 

Di Indonesia, setiap tahunnya ada penilaian dan penghargaan yang diberikan pada kabupaten/kota ramah anak. Tim evaluasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), kementerian lembaga dan Tim Independen akan mengkategorikannya dalam lima peringkat. Yakni, Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.

 

Verifikasi Lapangan secara hybrid (VLH) kepada Blora sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) sendiri dilakukan oleh tim dari Kementerian PPPA dan DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, Senin (5/6/2023) lalu.

 

 

Dihadapan tim penilai, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si sampaikan komitmennya terhadap pemenuhan hak dan Perlindungan Anak di Kabupaten Blora.

Berkaitan dengan lima klaster yang menjadi perhatian penilaian, di Blora, untuk klaster I Hak Sipil dan Kebebasan, capaian Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak dimaksimalkan agar bisa 100% . Tercatat untuk tahun 2022 di angka 99,32%.

 

Selain itu, Pemkab berinovasi dengan menyelenggarakan Musrenbang Keren yang pesertanya adalah Anak-anak Disabilitas, Lansia, dan Perempuan, untuk menjamin bahwa anak bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan sekaligus wadah untuk pemenuhan hak anak. (Tim) 


Info