25 Maret 2020   13:56 WIB

Dinkominfo Blora Giatkan Sosialisasi Cegah Corona di Cepu

Dinkominfo Blora Giatkan Sosialisasi Cegah Corona di Cepu

Dinkominfo Blora Giatkan Sosialisasi Cegah Corona di Cepu

Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora bersama Pemerintah Kecamatan dan Puskemas Cepu melaksanakan publikasi menggunakan unit mobil siaran keliling untuk menyampaikan informasi dan sosialisasi antisipasi pencegahan penularan virus Corona (Covid-19) di wilayah setempat.

Kegiatan itu dipimpin Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP bersama Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinkominfo Ignatius Ary Soseanto, S.Sos, M.Si mewakili Kepala Dinkominfo Kabupaten Blora Drs. Sugiono, M.Si, Sabtu (21/3/2020) malam.

“Kami sampaikan informasi dan sosialisasikan kepada warga masyarakat Cepu agar ikut peduli dan mengantisipasi sejak dini pencegahan virus Corona atau yang lazim disebut Covid-19,” kata Ary Soesanto.

Sebagaimana arahan Bupati Blora yang telah disepakati, disampaikan informasi kepada warga masyarakat bahwa anak sekolah (seluruh jenjang pendidikan) belajar di rumah sejak 16 Maret 2020 hingga 14 hari kedepan baik yang ada di bawah Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama.

“Belajar dirumah ditujukan untuk mengurangi interaksi anak dengan lingkungan yang ramai. Selama kegiatan belajar dirumah, orang tua wajib mengawasi dan mengarahkan anaknya, jangan malah diajak wisata,” jelasnya.

Untuk sementara dianjurkan tidak berjabat tangan dan cipika-cipiki saat memberikan salam, diganti dengan bentuk salam lainnya yang tidak menyentuh tangan.

“Membiasakan cuci tangan pakai sambun antiseptik dan hand sanitizer serta rutin melakukan penyemprotam disinfektan,” terangnya.

Kemudian kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang diminta untuk ditinjau ulang atau ditunda seperti hiburan musik, event olahraga dan lainnya.

“Tempat ibadah untuk dibersihkan secara rutin. Setiap kantor dinas atau OPD, tempat wisata, pasar dan pusat perbelanjaan diwajibkan menyediakan termometer pengukur suhu badan dan hand sanitizer,” urainya.

Diminta juga agar kafe / karaoke hiburan malam ditutup sambil menunggu perkembangan selanjutnya.

Yang perlu diperhatikan pula yaitu pembatasan jumlah penunggu pasien di rumah sakit dan pelarangan besuk pasien secara rombongan.

“Hindari bepergian ke wilayah kota dan kabupaten yang sudah terdapat penderita Covid-19 dan mewajibkan masing-masing rumah sakit se Kabupaten Blora untuk menyediakan 5 unit kamar isolasi pasien terduga covid-19,” tandasnya.

Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP menjelaskan, sasaran publikasi dan siaran keliling yaitu taman 1000 lampu, taman Tuk Buntung hingga perbatasan Cepu dan Jawa Timur. Kemudian menyasar ke seputar titik 0 Km Cepu.

“Selain publikasi terkait pencegahan Covid-19, kami giatkan operasi ketertiban masyarakat bersama anggota Sat Pol PP. Kami sampaikan terimakasih kepada Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora,” kata Camat Cepu.

Ia berharap, semua warga masyarakat Cepu meningkatkan ketertiban agar aman dan kondusif sehingga terhindar dari Covid-19.

“Cepu berada di wilayah perbatasan, sehingga disinyalir rentan. Oleh karena itu perlu ditingkatkan kewaspadaan penularan Covid-19,” terangnya. (Dinkominfo Kab. Blora).


Info