23 November 2019   21:06 WIB

FK Metra Ajak Masyarakat Cepu Pertahankan Seni Lokal

FK Metra Ajak Masyarakat Cepu Pertahankan Seni Lokal

FK Metra Ajak Masyarakat Cepu Pertahankan Seni Lokal

Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinkominfo Kabupaten Blora menggelar pertunjukan seni tradisional di Taman Tuk Buntung Kec. Cepu, Kab. Blora, Prov. Jawa Tengah, Jumat (22/11/2019).

Kegiatan tersebut diisi oleh 6 kelompok siswa dari beberapa sanggar seni tari yang ada di Kecamatan Cepu dan satu diantaranya penampilan tarian Barongan Blora.

Kepala Bidang Informasi dan Komunkasi Publik (Kabid IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Provinsi Jawa Tengah, Setyo Irawan, mengatakan, "Kegiatan nonton bareng dan kegaiatan pertunjukan FK Metra ini dalam rangka mendidik masyarakat  agar tidak selalu terpengaruh dengan pengaruh - pengaruh dunia digital yang saat ini sangat marak sekali, dan sehingga faktor- faktor negatifnya banyak sekali.

"Sehingga anak-anak pada zaman sekarang tidak mengenali terkait dengan kesenian- kesenian tradisional
jadi kesenian tradisional ini nanti selain untuk melestarikan budaya juga untuk penyebaran informasi.

Kabid IKP Dinkominfo Kabupaten Blora Ignatius Ary Soesanto, M.Si yang mewakili Kepala Dinkominfo Kabupaten Blora Drs. Sugiyono, M.Si sepakat dengan Kabid IKP Dinkominfo Prov Jateng terkait seleksi FK Metra di tingkat Kecamatan.

Beliau juga mengatakan "dengan adanya kegiatan seperti ini kita harus berupaya melestarikan kesenian tradisional yang merupakan warisan budaya, jangan sampai kesenian yang tumbuh dan berkembang di kecamatan cepu ini punah atau terkikis oleh seni atau tradisi dari budaya luar.

Acara dibuka dengan pertunjukan seni tari kreasi dari sanggar tari yang ada di Kecamatan Cepu dan dilanjutkan dengan pemutaran Film Perjuangan dengan Judul Film "Jendral Sudirman".

Hadir pada acara, Pengurus FK Metra Blora, Forkopimca Kecamatan Cepu dan Kepala Desa/ Lurah wilayah kecamatan Cepu.

"Kegiatan seperti ini anak itu bisa lebih tertarik dengan seni tradisional khususnya tari- tarian dan bisa lebih menjauhi dampak dari gadget yang berbahaya untuk perkembangan anak. ucap Lina salah seorang pengunjung.


Info